Aramba, Alat Musik Tradisional Sumatra Utara

August 28, 2017
Alat musik Aramba merupakan contoh alat musik yang berbahan dari kuningan, perunggu dan tembaga.
Aramba menjadi alat musik yang berasal dari Nias, Sumatra Utara.
Masyarakat Nias sering memainkan Aramba ketika sedang merayakan kegiatan besar seperti pernikahan.
Alat musik ini dibawakan oleh satu orang.

Aramba digunakan untuk membawakan pola irama musik.

Alat Musik Tradisional Aramba Khas Sumatra Utara, cara memainkannya dengan dipukul
cajon.web.id
Aramba memiliki ukuran, garis tengahnya mencapai antara 40 hingga 50 cm.
Uniknya, ada aramba khusus yang hanya digunakan ‘ngaoto mbalugu’.
Ngaoto mbalugu ini merupakan keturunan bangsawan. Jadi orang biasa mungkin jarang memainkan aramba khusus ini.
Adapun aramba yang hanya boleh dimainkan oleh Ngaoto Mbalugu adalah Aramba fatao serta Aramba Hongo, yang memiliki ukuran garis tengah antara 60 hingga 90 cm.
Alat musik ini dimainkan dengan dipukul menggunakan tangan.

Bagian yang dipukul yaitu bagian bundar, yang berbentuk bulatan menonjol di bagian tengahnya.

Aramba biasanya digantungkan dengan seutas tali pada sebuah palang horizontal. Instrumen ini biasa dimainkan pada acara-acara adat.

Bentuk fisik alat musik ini, polos di semua permukaan bidang.

Bidang pukul mendominasi bentuk fisiknya.

Sebgiannya diperlengkap oleh bidangan berbentuk cembung kecil, bagian ini adalah bagian yang dipukul.

Jika diamati sekilas, aramba ini memiliki dua bagian.

Bagian pertamanya adalah bidang yang memanjang, sementara bidang keduanya adalah bidang pukul.

Secara umum, aramba masuk ke dalam kategori alat musik pukul. Namun, bidang panjang dari alat musik aramba ini dibuat menjadi lebih pendek, biasanya memiliki bentuk polos atau pun bergelombang.

Bidang pukulnya sendiri, terdapat lebih dari satu bidangan cembung.

Bagian bidangan cembung yang paling kecil, menjadi bagian bidang yang dipukul.

Jika melihat dari bahan pembuatan aramba, kelihatannya alat musik satu ini bukan berasal dari Nias asli.

Mengapa? Alasannya karena bahan pembuatan aramb adalah logam. 

Sementara pada saat itu hingga sekarang, tidak ada pertambangan logam yang ditemukan. Lalu bagaimana mungkin masyarakat bisa membuatnya?
Kemungkinan besar, aramba berasal dari luar Nias dan diperkenalkan pada masyarakat di sana. Ada yang mengatakan, bahwa Aramba ini dikenalkan oleh orang Jawa.

Dari jenisnya, aramba termasuk alat musik ideofon.

Masyarakat Nias percaya bahwa aramba ini adalah sebuah benda keramat, tidak hanya sebatas alat musik biasa.



First
0 Komentar